Semakin Diminati Masyarakat, PLN Hadirkan Kendaraan Listrik di Payakumbuh Fashion Carnival 2023

Komitmen PLN untuk mendorong akselerasi transisi energi bersih dan mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 di Indoneisa terus berlanjut. (Foto: PLN Sumbar/SumbarFokus.com)

PAYAKUMBUH (SumbarFokus)

Komitmen PLN untuk mendorong akselerasi transisi energi bersih dan mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 di Indoneisa terus berlanjut. Salah satu langkah nyata diwujudkan saat PLN berpartisipasi memeriahkan HUT Kota Payakumbuh Ke-53 yang diperingati pada 17 Desember, dimana PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh memperkenalkan kendaraan listrik kepada ribuan masyarakat di event Payakumbuh Fashion Carnival Tahun 2023 tersebut.

Bacaan Lainnya

Melalui carnival yang diselenggarakan di sepanjang jalan Kota Payakumbuh pada kamis (14/12/2023), PLN menghadirkan komunitas kendaraan listrik yaitu komunitas pecinta automotif kendaraan berbasis baterai. Komunitas memperkenalkan kendaraan listrik seperti mobil listrik dan sepeda motor Listrik kepada masyarakat umum.

Manager PLN UP3 Payakumbuh, Wilsriza mengatakan, hadirnya PLN dalam event Payakumbuh Fashion Carnival Tahun 2023 ini sebagai salah satu ruang edukasi bagi publik untuk lebih mengenal kendaraan listrik. Ia berharap dengan adanya kendaraan listrik di acara ini pengetahuan dan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin luas.

“PLN akan terus memberikan edukasi dan mengajak masyarakat mendukung penuh program pemerintah dalam percepatan ekosistem kendaraan listrik, seperti saat ini di Kota Payakumbuh sendiri telah tersedia 1 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berlokasi di Gardu Hubung PLN Payakumbuh. Sementara SPKLU lainnya tersebar di beberapa titik strategis Provinsi Sumbar, seperti di kota Padang, Kota Solok dan rencananya dalam waktu dekat PLN akan menambahkan beberapa SPKLU lagi di Sumbar,” ungkap Wilsriza.

Wilsriza menambahkan, beralih ke kendaraan listrik merupakan pilihan strategis bagi masyarakat, jika di hitung-hitung pengisian kendaraan listrik melalui SPKLU cenderung lebih efisien dibandingkan dengan pengisian BBM pada kendaraan konvensional, setiap pembelian satu liter BBM setara dengan 1,3 kilo Watt hour (kWh) listrik. Maka jika 1,3 kWh listrik atau 1 liter pertamax dapat menempuh jarak yang sama sekitar 10-12 km. Artinya kendaraan listrik mampu menghemat biaya sekitar 60 persen.

PJ Walikota Payakumbuh Jasman beserta Forkopimda dan ribuan masyarakat setempat, antusias melihat parade kendaraan listrik serta mengumpulkan banyak informasi mengenai penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat. Tak hanya itu di akhir acara PLN UP3 Payakumbuh mendapatkan juara satu katagori umum sebagai peserta terbaik Payakumbuh Fashion Carnival Tahun 2023.

“Kami apresiasi upaya PLN untuk mempercepat proses transisi energi bersih ini. Mari kita dukung penggunaan kendaraan listrik karena program ini juga sejalan dengan program pemerintah di daerah untuk menggunakan kendaraan bebas emisi. Dengan demikian kualitas udara yang kita hirup bisa semakin meningkat,”ujarnya. (000/UID-Sumbar)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait