Sumbar Etalase Bencana, Hidayat: Perlu Sinergitas Media dan BPBD Wujudkan Kolaborasi Pentahelix

Anggota DPRD Sumbar, Hidayat, memberi pemaparan dalam kegiatan pelatihan jurnalistik kebencanaan, Kamis (16/11/2023. Kegiatan pelatihan ini digelar oleh BPBD Sumbar, melalui anggaran pokir anggota legislatif dari Gerindra tersebut. (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) merupakan wilayah etalase bencana, gudangnya bencana. Gempa bumi dan tsunami menjadi ikon bencana tersendiri bagi daerah ini, karena memang Sumbar berada dalam posisi geografis rawan bencana gempa bumi dan tsunami, selain bencana alam lainnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi atau wawasan kebencanaan yang baik, sebagai edukasi dan mitigasi kebencanaan bagi mereka.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikemukakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Hidayat, dalam Pelatihan Relawan Kebencanaan Zonasi Padang (Jurnalistik Kebencanaan), Kamis (16/11/2023), di Padang, saat membuka kegiatan.

Kegiatan yang mengangkat tema “Melalui Pelatihan Jurnalistik Bencana, Kita Wujudkan Kolaborasi Pentahelix dan Pemberitaan yang Seimbang” itu diikuti oleh sekitar 140-an orang awak pers yang berasal dari berbagai platform media massa di Sumbar.

Hidayat menyebut, awak media perlu mendapat pelatihan kebencanaan untuk mendorong peningkatan kapasitas wawasan kebencanaan, sehingga mereka bisa menyampaikan publikasi kebencanaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Peran media sangat strategis dalam mempercepat sosialisasi dan publikasi serta informasi bagi masyarakat terkait bencana. Informasi serta advokasi media sangat perlu dilakukan, termasuk pentahelix bagi kalangan media,” tuturnya.

Hidayat juga menyampaikan harapan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sumbar agar semakin intens melakukan edukasi kebencanaan terhadap pers, karena dengan peningkatan wawasan kebencanaan pers maka manfaatnya untuk masyarakat juga akan terasa.

Di sisi lain, dalam kesempatan yang sama, Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Sumbar Fajar Sukma mengemukakan bahwa wawasan kebencanaan bagi para jurnalis sangat penting. Selain itu, masyarakat juga perlu dipersiapkan untuk wawasan dan mitigasi kebencanaan

“Kerugian pascabencana bisa diminimalisir jika persiapan prabencana dimantapkan. Wajar jika dana bisa banyak tersedot ke kegiatan ini,” sebutnya.

Diakui, BPBD memang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam memperhatikan permasalahan kebencanaan di Sumbar. Karena itu, BPBD Sumbar akan selalu gencar melakukan berbagai sosialisasi dan pelatihan kebencanaan serta penanganan pascabencana bagi masyarakat.

(003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait