Teks Debat: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contohnya

Penjelasan mengenai teks debat
Ilustrasi. (Canva/Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Contoh teks debat berikut ini bisa Anda baca dan menjadi bahan untuk latihan dalam beradu argumentasi. Kegiatan debat ini biasanya ditandai dengan adanya proses tukar pendapat antara dua pihak, yaitu tim kontra dan pro.

Bacaan Lainnya

Namun, sebelum membaca contoh teks debat berikut ini, Anda perlu tahu beberapa kaidah dan penjelasan detail tentang teks debat. Tulisan ini dirangkum untuk menjelaskan pengertian teks debat, ciri-ciri, unsur, struktur hingga jenisnya. Mari simak penjelasan mengenai teks debat berikut ini.

Pengertian Teks Debat

Dikutip dari buku CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA dan MA karya Tomi Rianto, pengertian teks debat adalah suatu teks yang berisi dua argumentasi antara dua pihak atau lebih. Kegiatan debat bisa dilakukan perorangan atau kelompok dalam mendiskusikan dan merumuskan masalah dalam perdebatan.

Ciri-ciri Teks Debat

Teks debat memiliki beberapa ciri-ciri agar mudah dibedakan dari bentuk teks yang lainnya. Berikut adalah ciri-ciri teks debat:

  • Memiliki dua sudut pandang atau kelompok, yaitu afirmatif (pihak pro) dan negatif (pihak kontra).
  • Kedua pihak saling mempertahankan pendapat masing-masing.
  • Terdapat dua argumen yang bertujuan mempertahankan pendapat dan memperoleh kemenangan.
  • Adanya pihak penengah yang dikenal dengan moderator.
  • Ada sesi tanya jawab yang bersifat terbatas dan bertujuan untuk menjatuhkan lawan.

Unsur Teks Debat

Contoh teks debat biasanya akan memperlihatkan beberapa unsur pembangun di dalamnya. Adapun beberapa unsur teks debat, yaitu:

  1. Mosi

Unsur pertama dalam teks debat adalah mosi. Mosi merupakan hal atau topik yang akan diperdebatkan.

  1. Tim Afirmatif

Tim afirmatif dalam debat dikenal juga dengan tim pro. Dimana tim ini akan berpihak pada topik yang diberikan dalam proses debat.

  1. Tim Oposisi

Jika ada tim afirmatif, maka ada yang namanya tim oposisi. Tim ini adalah mereka yang kontra dengan topik debat yang diberikan dan akan beradu argumen dengan tim afirmatif.

  1. Tim Netral

Di dalam debat ada unsur yang dinamakan tim netral. Mereka adalah tim yang memberikan dua sisi, yakni dukungan atau sanggahan terhadap mosi debat.

  1. Moderator

Sepanjang debat berlangsung akan dipimpin oleh seorang moderator. Tugas moderator yaitu mengatur kelancaran dalam jalannya proses debat.

  1. Penulis

Di akhir proses debat akan akan pemaparan kesimpulan dari proses argumentasi. Orang yang bertugas menulis ini disebut dengan unsur penulis.

Struktur Teks Debat

Selain adanya unsur, ketika membaca teks debat Anda juga akan melihat adanya struktur dalam teks itu sendiri. Berikut adalah beberapa struktur dalam teks debat:

  1. Pengenalan/ Orientasi

Struktur yang pertama disebut pengenalan atau orientasi. Biasanya di bagian ini berisi tentang pengenalan topik debat dan perkenalan antar tim-tim yang akan melakukan debat.

  1. Argumen

Pada bagian ini, tiap-tiap tim akan mulai menyampaikan argumentasi terhadap topik debat. Biasanya akan dilakukan secara bergantian antara tim afirmasi dan tim oposisi.

  1. Debat

Di tahap inilah proses debat akan dimulai. Di mana setiap tim akan memberikan komentar terhadap pendapat tim lain.

  1. Kesimpulan

Setelah debat selesai, ada bagian yang disebut dengan kesimpulan. Pada bagian ini, semua tim debat akan memberikan ungkapan penutup terhadap topik sesuai dengan posisi timnya.

Jenis Teks Debat

Teks debat dibedakan dalam beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis teks debat:

  1. Debat Parlementer/ Majelis (Assembly or Parliamentary Debating)

Tujuan dari debat jenis parlementer ini adalah untuk memberi dukungan terhadap sebuah undang-undang. Semua tim akan memaparkan pandangannya terhadap undang-undang, apakah mendukung atau menentang.

  1. Debat Pemeriksaan Ulangan untuk Mengetahui Kebenaran Pemeriksaan Terdahulu (Cross Examination Debating)

Jenis debat ini bertujuan untuk mengajukan serangkaian pertanyaan. Biasanya pertanyaan akan berhubungan dengan sesuatu yang hendak ditegakkan dan diperkokoh oleh penanya.

 

  1. Debat Formal, Konvensional, atau Debat Pendidikan (Formal, Conventional, or Educational Debating)

Jeni debat berikut ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kedua tim untuk berargumentasi. Argumen yang diberikan tentunya mengarah pada topik dan sesuai dengan posisi masing-masing tim.

Contoh Teks Debat

Berikut adalah beberapa contoh teks debat yang dirangkum dari beberapa sumber, yaitu: laman academia.edu, laman SCRIBD, dan buku Menulis Teks Debat karya Iis SIti Salamah Azzahra.

  1. Contoh Teks Debat-Masih Efektifkah Ujian Nasional

Moderator:

Selamat siang, topik debat kali ini adalah tentang Ujian Nasional di Indonesia, apakah masih efektif atau tidak? Sekarang kita sudah bersama tim afirmatif dan tim oposisi yang akan berargumentasi tentang isu ini.

Tim Afirmatif:

Saya setuju. Menurut saya, bagaimanapun standar mutu pendidikan haruslah tetap ada.

UN boleh ada, namun ada pekerjaan rumah bagi kita semua (pemerintah, sekolah, orang tua, dan lingkungan) untuk turut mendukung pendidikan bangsa kita. Dalam hal ini tentunya akan meningkatkan mutu dan kualitas belajar siswa, dan juga guru sebagai tenaga pengajar.

Tim Oposisi:

Saya tidak sependapat dengan pernyataan tim afirmatif tersebut. Pada kenyataannya, pelaksanaan UN setiap tahun mengalami kecacatan, dan hasil nilai UN tidak menjamin keberhasilan sebuah pendidikan.

Apakah nilai hasil UN berlaku bagi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI)? Tidak bukan? Walau tidak lulus UN mereka masih bisa mendaftar kuliah di kampus luar negeri.

Kesimpulan:

Baiklah, mari kita akhir debat kita kali ini. Kami sepenuhnya memberikan kebebasan kepada hadirin untuk menentukan mana pernyataan yang benar berdasarkan argumen dari semua tim yang berdebat pada hari ini.

Itulah penjelasan mengenai teks debat. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait