Transformasi Danantara Mulai Berbuah, 22 BUMN Catat Lonjakan Laba

Transformasi badan usaha milik negara (BUMN) yang dijalankan melalui Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Danantara mulai menunjukkan hasil positif. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

Sejumlah BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian juga berhasil membalikkan kondisi menjadi laba. Krakatau Steel berubah dari rugi Rp981 miliar menjadi laba Rp635 miliar setelah menjalankan restrukturisasi dan memperoleh dukungan permodalan.

LEN Indonesia juga berbalik dari rugi Rp228 miliar menjadi laba Rp314 miliar. Kimia Farma mencatat laba Rp108 miliar setelah sebelumnya merugi Rp160 miliar. Semen Indonesia kembali membukukan laba Rp106 miliar, sedangkan Agrinas Pangan memperoleh laba Rp465 miliar. Danareksa juga mencatat laba Rp43 miliar setelah sebelumnya mengalami kerugian.

BUMN lainnya turut membukukan pertumbuhan positif. Pelindo mencatat laba Rp1,5 triliun atau naik 169 persen. Hutama Karya memperoleh laba Rp628 miliar atau meningkat 40 persen. InJourney membukukan laba Rp300 miliar atau tumbuh 33 persen. Sementara itu, ADHI Karya mencatat kenaikan laba 667 persen menjadi Rp69 miliar.

Selain itu, Sucofindo, ID Survey, dan Surveyor Indonesia juga membukukan pertumbuhan laba sepanjang periode tersebut.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, capaian tersebut menunjukkan transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata.

โ€œCapaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata. Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan,โ€ ujar Dony.

Dia menjelaskan, BP BUMN dan Danantara akan terus menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi resmi sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi informasi.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait