Menurut Haris, Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata memiliki peluang pasar bagi produk-produk kreatif lokal. Karena itu, peningkatan kompetensi warga binaan di bidang kewirausahaan diharapkan menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.
Dalam pelaksanaan program, Haris menangani bidang pemasaran dan branding, Yuri Christiani pada pelatihan melukis tas, sedangkan Maya Asria pada bidang manajemen dan kewirausahaan. Hazevi Atila Yazel memimpin keseluruhan pelaksanaan program.
Perwakilan Lapas Kelas IIB Pariaman H. Harahap mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia menilai pelatihan mampu meningkatkan keterampilan warga binaan dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar manfaatnya semakin luas.
Program Pengabdian UNP Berdampak difasilitasi Universitas Negeri Padang dan dilaksanakan bekerja sama dengan Lapas Kelas IIB Pariaman di bawah pimpinan Boy Irfan Arslan, M.Si. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memberdayakan warga binaan melalui pendidikan, kreativitas, dan kewirausahaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. (000/unp)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





