Adrian Tuswandi Masuk Bursa Calon Ketua PWI Sumbar

Adrian Tuswandi. (Foto: Dok. Pribadi/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Setelah melewati Penjaringan dan pengembalian berkas yang sudah diverifikasi, Adrian Tuswandi dinyatakan PWI Pusat sebagai Calon Ketua PWI Sumbar pada Konfercab Luar Biasa (KLB), Rabu 21 Mei 2024 ini.

Bacaan Lainnya

Toaik, biasa Adrian Tuswandi dipanggil, bukan satu-satunya Calon Ketua PWI Sumbar yang ditetapkan PWI Pusat.

“Selain Adrian Tuswandi, ada tiga calon Ketua Harian PWI Sumbar yang ditetapkan, yaitu Almudazir, Heranof, dan Widya Navies,” ujar Sekreatris PWI Sumbar, Firdaus Abie menginfokan mengenai penetapan PWI Pusat, Senin (20/5/2024).

Sebelumnya, ada lima bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, tapi setelah diverifikasi akhirnya satu dinyatakan belum memenuhi syarat calon Ketua harian sesuai PD/PRT PWI.

Serangan untuk calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Synbar, PWI Pusat menetapkan dua calon, yaitu Eko Yance Endrie dan Zul Effendi.

“Untuk Calon DKP PWI Sumbar ada dua, yaitu Uwan Eko dan Uda Zul Effendi,” ujar Firdaus.

Pementasan calon untuk KLB itu ditetapkan pada surat keputusan PWI Pusat No: 392/PWI-P/LXXVIII/2024 tertanggal 20 Mei 2024, ditandatangani Ketua Umum PWI Pusat Hendri CH Bangun, Ketua Bidang Organisasi Zulmansyah Sekedang, Sekum Sayid Iskandarsyah, disebutkan kedua bakal calon Ketua DKP PWI Sumbar ditetapkan memenuhi syarat menjadi calon Ketua DKP PWI. Empat dari lima bakal calon Ketua Harian PWI Sumbar ditetapkan memenuhi syarat menjadi Ketua Harian PWI Sumbar.
Keempat bakal calon yang ditetapkan memenuhi syarat tersebut adalah Adrian Tuswandi, Almudazir, Heranof Firdaus, dan Widya Navies.

Pada surat keputusan disebutkan bahwa Revdi Iwan Syahputra ditetapkan tidak memenuhi syarat berdasarkan Peraturan Dasar (PD) PWI Pasal 26 ayat 2 (a). Point ini berbunyi Sudah menjadi Anggota Biasa sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.

Setelah keluarnya keputusan tersebut, PWI Sumatera Barat menindaklanjuti dengan mencetak surat suara. Ada empat calon Ketua Harian PWI Sumbar, Adrian Tuswandi, Almudazir, Heranof Firdaus, dan Widya Navies. Calon Ketua DKP PWI Sumbar adalah Eko Yanche Edrie dan Zul Effendi.

“Nomor urut didasarkan saja sesuai abjad nama,”ujar Ketua Bid Organisasi PWI Pusat Zulmansyah Sekedang yang akan hadir bersama Haris Sadikin, Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, saat Konferensi Luar Biasa PWI Sumbar, di Padang, Rabu di Padang.

“Terima kasih Panitia KLB dan Ketua Umum PWI Pusat yang telah menetapkan saya sebagai calon ketua,” ujar Toaik, terkait ditetapkan dirinya oleh PWI Pusat tersebut.

DPT bertambah jadi 300 orang

Selain penataan calon Ketua Harian dan Ketua DKP PWI Sumbar. PWI Pusat mengirimkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbaru, sekaligus mencabut DPT sebelumnya.

Pada pemberitaan terdahulu, ada 299 orang pemilih yang terdaftar. Pada DPT terbaru yang dikeluarkan PWI Pusat, ada 300 orang di dalam daftar pemilih tetap.

Ketua OC Sawir Pribadi dan Sekretaris Panitia Firdaus Abie menyebutkan, dijadwalkan semua persiapan akan selesai pada Selasa besok, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung sesuai jadwal.

“Kita juga sudah mendapat jadwal penerbangan pengurus PWI Pusat ke Padang,” kata Sawir.

Surat mandat

Hal lain dari pelaksanaan KLB, panitia juga menyediakan Surat Mandat bagi peserta pemegang hak suara yang tidak bisa hadir. Mereka bisa memberikan hak suara memilih dengan memberikan Surat Mandat kepada peserta KLB yang juga memiliki hak suara untuk memilih.

Maksimal satu orang pemegang Surat Mandat hanya boleh menerima mandat dari dua orang pemberi mandat.

Plt Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyebutkan, persiapan maksimal sudah dilakukan panitia. Ia berharap, semua Anggota Biasa PWI Sumbar dapat menghadiri KLB sebagai forum tertinggi untuk mengambil keputusan bagi PWI Sumbar untuk memilih Ketua Harian PWI Sumbar dan Ketua DKP PWI Sumbar, periode lima tahun ke depan.

Toaik menegaskan, untuk merebut 50 persen tambah satu DPT, langsung gasspool.

“Tiga ratus pemilih, saya sudah melakukan pendekatan kepada pemilih di KLB, bahwa untuk PWI hebat, kita butuh Ketua yang berkomitmen untuk kesejahteraan anggota, tanpa menggadaikan kemuliaan profesi, minimal suara sementara signifikan lagi,” tegas Toaik. (000)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait