Dongkrak Pemulihan Produktivitas Pertanian setelah Bencana, Pemda Agam Salurkan 22,7 Ton Bibit Jagung

Distan Agam menyalurkan bibit jagung gratis untuk petani yang terdampak bencana. (Foto: Distan Agam/SumbarFokus.com)

Adapun jenis benih yang disalurkan adalah varietas Betras 10, yang dikenal memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta adaptif terhadap kondisi lahan di Sumatera Barat.

“Kami memilih Betras 10 karena varietas ini memiliki potensi hasil tinggi, umur panen relatif pendek, dan tahan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Ini sangat cocok untuk percepatan pemulihan lahan pascabencana,” jelas Heri.

Dirincikan, setiap hektar lahan mendapat jatah sebanyak 15 kg benih jagung. Untuk lahan terdampak bencana seluas 467 hektar, total bantuan yang disalurkan mencapai 7.140 kg.

Sementara, untuk lahan pertanian reguler seluas 1.040 hektar, bantuan yang diberikan sebanyak 15.600 kg.

Bacaan Lainnya

“Dengan pembagian ini, kami berharap seluruh petani penerima manfaat dapat segera melakukan penanaman serentak. Hal ini penting agar siklus tanam tidak tertunda dan produktivitas dapat segera pulih,” tambahnya.

Ditegaskan, program ini bukan sekadar pembagian bantuan fisik, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pangan di daerah.

Pemerintah sangat optimistis bahwa dengan adanya bantuan benih unggul, hasil panen jagung di Kabupaten Agam dapat meningkat hingga 20–30 persen dibandingkan musim tanam sebelumnya.

“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pangan, khususnya di daerah. Terutama petani yang selama ini mengandalkan sektor ini sebagai sumber pendapatan utama,” katanya lagi.

Disebutkan, jagung merupakan komoditas strategis di Kabupaten Agam, tidak hanya untuk konsumsi lokal tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak yang permintaannya terus meningkat.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait