Dia menegaskan, pihaknya tidak mengakui keberadaan aliansi tersebut sebagai representasi masyarakat Limau Manih.
“Kami tidak pernah mengakui adanya Aliansi Anak Nagari Limau Manis tersebut, serta menolak keras pernyataan pengancaman pemboikotan. Bubarkan Aliansi Anak Nagari Limau Manih beserta oknumnya,” tegas Iwan Sanek.
Aksi massa sempat memanas ketika sejumlah peserta menyampaikan ultimatum terkait tuntutan mereka kepada KAN Limau Manih.
“Kami tidak akan segan-segan menyegel bangunan Kantor KAN Limau Manis apabila aspirasi mereka diabaikan. Bagi kami pembubaran aliansi adalah harga mati yang harus segera dieksekusi oleh para pemangku adat,” ujar Iwan.
Menanggapi tuntutan tersebut, perwakilan tokoh adat Limau Manih Datuak Rajo Kamunyang mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan massa.
“Kami akan mempertimbangkan kembali hal ini dan akan segera menindaklanjutinya,” ungkap Datuak Rajo Kamunyang. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






