PURBALINGGA (SumbarFokus)
Suasana pagi di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, tampak berbeda saat program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga memasuki tahapan pengolahan material aspal untuk pembangunan jalan desa.
Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari tungku pembakaran di pinggir jalan yang digunakan untuk memanaskan drum berisi aspal.
Proses tersebut menjadi tahapan awal sebelum material digunakan dalam pengerjaan pengaspalan jalan desa.
Di lokasi, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak sibuk menyiapkan kayu bakar dan menjaga api tetap menyala agar material aspal mencair sempurna.
Kegiatan itu dilakukan secara gotong royong sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di Desa Krangean.
Bintara Teritorial Satgas TMMD Serma Herman Susanto mengatakan, proses pemanasan material aspal dilakukan secara bertahap agar kualitasnya tetap terjaga sebelum digunakan untuk pelapisan jalan.
“Material aspal yang masih padat harus dipanaskan terlebih dahulu sampai mencair sempurna. Setelah itu baru dicampurkan dan digunakan sebagai perekat sebelum proses pengaspalan dilakukan. Semua dikerjakan dengan penuh ketelitian agar hasil jalan nantinya benar-benar kuat dan tahan lama,” jelasnya, Sabtu (16/5/2026).
Dia menjelaskan, tahapan pembakaran menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas hasil akhir pengaspalan jalan.
“Walaupun terlihat sederhana, proses pembakaran ini sangat menentukan kualitas hasil akhir. Karena itu anggota Satgas bersama warga bekerja sama menjaga suhu dan memastikan material siap digunakan,” tambahnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






