PURBALINGGA (SumbarFokus)
Jalan berlumpur yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, kini perlahan berubah melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Saat musim hujan, akses desa tersebut sebelumnya kerap sulit dilalui kendaraan. Anak-anak sekolah harus berjalan melewati jalan licin dan berlumpur, sementara distribusi hasil produksi warga sering terkendala.
βKalau hujan dulu kendaraan sering nggak bisa masuk. Kami kalau mau bawa hasil gula merah keluar desa juga susah sekali,β ujar Sugino (54), warga Desa Krangean, Sabtu (16/5/2026).
Desa Krangean dikenal sebagai salah satu sentra penghasil gula merah tradisional di Kabupaten Purbalingga. Namun kondisi jalan yang rusak membuat aktivitas ekonomi warga sering terhambat.
Melalui TMMD Reguler ke-128 yang dimulai sejak 22 April 2026, Satgas TMMD bersama masyarakat mulai melakukan pembangunan jalan, drainase, talud, hingga jembatan penghubung antarwilayah desa.
Hingga pertengahan Mei 2026, pelebaran jalan sepanjang 1.173 meter telah selesai 100 persen. Pembangunan talud dan drainase juga rampung, sementara pengaspalan jalan sepanjang 324 meter telah mencapai progres 80 persen.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga membangun Jembatan Garuda yang menjadi penghubung Desa Krangean Kecamatan Kertanegara dengan Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar.
Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria mengatakan, TMMD hadir untuk membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






