“Perkembangan teknologi membawa dampak positif sekaligus negatif. Karena itu, generasi muda membutuhkan wadah pembinaan yang mampu mengarahkan mereka agar tidak terjerumus dalam perundungan, penyalahgunaan narkoba, penyimpangan perilaku, dan berbagai persoalan sosial lainnya,” ucapnya.
Yulius mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap kegiatan kepramukaan. Dia berharap sinergi pemerintah daerah, Kwarcab, sekolah, pembina, pelatih, orang tua, dan pemangku kepentingan terus diperkuat.
Ketua Panitia Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Ahmad Romi mengatakan, selain apel, kegiatan juga diisi pawai, bazar Siaga, serta lomba melukis lambang Siaga.
“Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kekompakan, dan semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pembina dan pelatih Pramuka, kepala sekolah, Mabigus, unsur TNI-Polri, serta pihak yang mendukung pembinaan kepramukaan di Pasaman Barat. (018)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





