Legislator DPRD Sumbar Komit Tuntaskan Pekerjaan jelang Masa Akhir Jabatan

Untuk itu, para anggota Dewan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa hingga akhir masa jabatan periode 2019-2024. (Foto: DPRD Sumbar/SumbarFokus.com)

JAKARTA (SumbarFokus)

Pekerja pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 serta menyelesaikan beberapa Ranperda lainnya untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) masih menjadi tugas yang harus diselesaikan oleh para legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Untuk itu, para anggota Dewan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa hingga akhir masa jabatan periode 2019-2024.

Bacaan Lainnya

Komitmen ini dikemukakan saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Sumbar yang berlangsung di Jakarta, Rabu (22/5/2024). Acara Bimtek tersebut diselenggarakan dari tanggal 22 Mei hingga 25 Mei 2024, bekerja sama dengan Universitas Respati Indonesia, mengangkat tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi DPRD dalam Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Akhir Masa Jabatan)”.

“Hingga akhir masa jabatan anggota dewan periode 2019-2024, terdapat sejumlah agenda strategis yang harus diselesaikan sesuai dengan kewenangan dan tugas sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah,” ujar Ketua DPRD Sumbar Supardi.

Selain menyelesaikan Ranperda yang tersisa, disebutkan, DPRD Sumbar juga berkomitmen untuk menuntaskan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2025 serta Perubahan KUA-PPAS tahun 2024. Supardi menekankan, pekerjaan-pekerjaan tersebut hendaknya diselesaikan dengan semangat pengabdian, karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Menurut Supardi, proses peralihan dari anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024 ke periode 2024-2029, yang akan melibatkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) hingga penetapan pimpinan definitif, sangat penting, dan agenda strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan daerah harus disegerakan.

Supardi berharap agar Bimtek tersebut dapat meningkatkan kapasitas anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsi yang diamanahkan oleh undang-undang.

Sementara itu, Rektor Universitas Respati Indonesia yang diwakili oleh Nurmaningsih, menyampaikan bahwasanya pelaksanaan Bimtek ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 14 tahun 2018 tentang Pedoman Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD.

Selain itu, Nurmaningsih juga menyatakan bahwa Bimtek ini sangat strategis untuk kelangsungan kampus ke depan. Pihaknya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami sangat menghargai hal ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat lebih bagi DPRD Sumbar secara kelembagaan di masa depan,” sebutnya. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait