Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga memaparkan sejumlah program Pemprov Sumbar di bidang pendidikan, di antaranya penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, pengembangan Sekolah Aman Bencana, perluasan akses pendidikan, serta program Guru Wali untuk mendampingi siswa dalam membangun karakter dan potensinya.
Dia menegaskan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan satuan pendidikan.
“Pendidikan adalah gerakan bersama. Ketika pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, termasuk organisasi alumni, berjalan bersama, maka kualitas pendidikan akan meningkat secara berkelanjutan,” katanya.
Menghadapi era transformasi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI), Mahyeldi mengingatkan bahwa teknologi hanya menjadi alat bantu. Keberhasilan pendidikan, menurut dia, tetap ditentukan oleh kualitas guru, kepemimpinan sekolah, dukungan keluarga, serta keteladanan para alumni.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Churchil Febrion mengukuhkan Dr. Zefnihan AP M.Si sebagai Ketua IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Wilayah Sumbar beserta jajaran pengurus berdasarkan Surat Keputusan IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Nomor 002/KEP.IASMA Satu/VI/2026 tentang Susunan Kepengurusan IASMA Satu Landbouw Wilayah Sumbar Masa Jabatan 2026–2029. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





