Minggu Keempat Maret, IPH di Padang Panjang Stabil pada Angka 0,08 Persen

Padang Panjang
Rakor Evaluasi Inflasi Bersama Kemendagri via Zoom Meeting, Senin (27/3/2023). (Foto: Ist.)

TPID lanjutnya, juga akan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan pangan di lapangan. Kalau ditemukan indikasi yang mencurigakan seperti penimbunan, akan dilakukan sidak pasar oleh dinas terkait.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk menyampaikan informasi harga dengan benar kepada tim yang turun ke lapangan. Kita juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kenaikan harga yang signifikan, seperti penimbunan dan lain-lain,” imbaunya.

Sementara itu dalam rakor tersebut, Mendagri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah untuk memperketat lagi pantauan harga komoditas sehingga inflasi dapat terkendali.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra, yang juga hadir pada rakor tersebut menekankan kepada dinas terkait agar membuat program untuk kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Contohnya program bantuan sosial dari Dinas Sosial PPKBPPPA saya minta penyalurannya paling lambat di minggu II April. Serta mari kembali kita galakkan Program Gerakan Tanam Cabai,” ujarnya.

Sekdako Sonny juga meminta Dinas Pangan dan Pertanian untuk melakukan penyuluhan pertanian berbentuk pelatihan tematik. Serta lebih menyosialisasikan gerakan pangan murah dengan TTIC yang akan dilakukan setiap hari Kamis di tiap kantor camat.

“Insyaa Allah pada minggu ketiga Ramadan, Pemko melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Baznas juga akan menggelar Bazar Koperasi Berbagi di Gedung M. Syafei yang berbentuk paket gratis,” tutupnya.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Asisten II Ewasoska, Forkopimda, dan OPD terkait. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait