PURBALINGGA (SumbarFokus)
Kreativitas warga mewarnai pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean Kecamatan Kertanegara, Kamis (30/1/2026).
Dua pemuda, Okana dan Yudi, memanfaatkan sebatang kayu sebagai alat bantu sederhana untuk mengangkut material pasir dalam pembangunan Jembatan Garuda.
Kayu tersebut diletakkan di pundak, sementara beban pasir digantung di tengah sehingga dapat dibawa bersama-sama.
Dengan cara itu, keduanya mampu mengangkut material lebih banyak dibandingkan membawa secara manual satu per satu.
“Biar lebih ringan dan bisa bawa lebih banyak, karena kalau dipikul satu-satu, naik turun tenaganya lumayan juga,” ujar Yudi.
Meski harus berjalan di medan yang tidak rata dan licin, keduanya tetap bekerja dengan ritme yang stabil.
Sesekali mereka berhenti untuk mengatur napas sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.
Inisiatif tersebut muncul dari keterbatasan alat di lokasi pembangunan.
Namun, dengan memanfaatkan material yang ada di sekitar, keduanya mampu menciptakan cara kerja yang lebih efektif.
Sertu Riyadi sebagai anggota Satgas TMMD mengapresiasi kreativitas warga dalam mendukung percepatan pembangunan.
“Masyarakat di sini memang kreatif. Ini jadi salah satu kunci percepatan pembangunan,” ujarnya.
Keterlibatan masyarakat, termasuk para pemuda, menjadi faktor penting dalam keberhasilan program TMMD di Desa Krangean.
Selain tenaga, ide dan kreativitas juga turut mempercepat proses pembangunan di lapangan.
Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kemandirian masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






