5 Tips Jaga Kesehatan bagi Freelancer, Kerja lebih Maksimal!

Penjelasan tips jaga kesehatan
Meski sedang sibuk bekerja, pastikan asupan makanmu bergizi dan mencukupi. Perbanyak makan makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan. (Foto: Canva/Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Hidup di abad ke-21 sepertinya mustahil jika hanya bergantung pada satu penghasilan saja. Memang ada beberapa orang dengan angka gaji yang tinggi, namun banyak juga orang yang harus bertahan hidup dari gajinya yang tak seberapa. Kalau sudah begitu, jalan ninjanya adalah mencari pekerjaan sampingan atau side job.

Bacaan Lainnya

Saat ini, generasi yang paling banyak memiliki side job adalah millennial dan gen Z. Biasanya, mereka akan mengambil beberapa pekerjaan sampingan berupa freelance alias pekerja lepas yang tidak terikat kontrak. Tidak main-main, jumlah gaji yang diterima cukup besar.

Sayangnya, ketika sudah terjun dalam asyiknya dunia kerja, mereka kerap menyepelekan kesehatan. Membagi waktu antara pekerjaan utama dengan freelance saja sudah sulit, apalagi harus memperhatikan kesehatan.

Kalau Anda salah satu millennial dan gen Z yang terjerat hidup tak sehat karena sibuk mencari cuan melalui freelance, mulai saat ini tak boleh begitu. Supaya makin cuan dan tetap sehat, beberapa penjelasan tips jaga kesehatan berikut ini patut dipraktikkan.

  1. Atur waktu bekerja seideal mungkin

Bekerja sebagai freelancer memang terdengar menyenangkan. Anda bisa bekerja kapan saja asal pekerjaan yang diberi selesai tepat waktu. Namun, hal tersebut bisa membuatmu berada di lingkaran setan. Tak adanya jadwal bekerja akan membuatmu kurang disiplin.

Buatlah jadwal bekerja harian seideal mungkin. Maksud dari ideal di sini adalah sesuai dengan waktu produktivitas terbaikmu. Tidak semua orang suka bekerja dari pukul 09.00 hingga 17.00. Anda pun tak harus seperti itu. Apabila jam produktivitasmu ada di antara pukul 10.00 hingga 13.00, maka bekerjalah secara maksimal di waktu tersebut.

Dengan adanya jadwal harian, pekerjaan akan terselesaikan dengan tepat waktu. Anda pun tak harus kejar-kejaran dengan waktu hingga akhirnya menjadi kurang fokus. Kurang fokus akan membuat kondisi tubuhmu tidak baik.

  1. Perhatikan asupan makan, jangan makan sembarangan!

Salah satu kelemahan bekerja sebagai freelancer adalah jadwal yang padat dan tak bisa diganggu gugat. Kalau sudah begini, mereka tak akan punya waktu untuk memikirkan hal lain selain bekerja. Bahkan, urusan makan pun bakal terlupakan.

Makan jadi salah satu pondasi saat bekerja. Mereka yang sibuk bekerja, termasuk freelancer, tak ingin ambil pusing terkait makanan yang mereka makan. Padahal, memperhatikan asupan makan bagi freelancer juga sangat penting.

Meski sedang sibuk bekerja, pastikan asupan makanmu bergizi dan mencukupi. Perbanyak makan makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan. Dilansir Make Use Of, Anda juga disarankan menggunakan beberapa aplikasi perencanaan makan, seperti MyNetDiary, Noom, atau Yummly. Makan pagi, siang, dan malam jadi terjaga.

  1. Haram hukumnya bagi freelancer untuk lupa makan

Lupa makan menjadi musuh bagi banyak pekerja, termasuk para freelancer. Karena pekerjaan yang padat, mereka memilih untuk menunda makan. Biasanya, sesi makan yang paling sering disepelekan adalah sarapan. Padahal, makan di pagi hari memberikan tenaga.

Sibuk mencari uang sampai melupakan makan akan berdampak pada kesehatan. Biasanya, sistem pencernaan yang pertama kali akan terkena dampaknya. Pola makan yang tidak teratur menyebabkan gangguan lambung. Kalau sudah begini, Anda pun akan sulit bekerja, bukan?

  1. Sempatkan untuk berolahraga

Kebiasaan buruk lainnya kalau sudah fokus bekerja adalah enggan berolahraga. Padahal, di masa sekarang olahraga sangatlah mudah. Anda bisa melakukannya di pusat kebugaran (gym) atau sekadar di rumah dengan alat bantu seadanya.

Beberapa olahraga yang dapat Anda lakukan di rumah adalah chair squat, skipping, desk push up, desk plank, push up, dan squat jump. Kalau pengin di luar rumah, Anda bisa jogging atau sekadar berjalan kaki berkeliling sekitar kompleks rumah.

Namun, cara termudah lainnya adalah secara berkala olahraga di gym. Memang mengeluarkan uang lebih, tetapi jadwal olahragamu jadi lebih tertata. Waktu melakukannya pun bisa disesuaikan, bisa sebelum atau setelah pekerjaan selesai.

  1. Beristirahat ketika tubuh memberi sinyal lelah

Ketika sudah terlalu lama bekerja, tubuh pasti merasa lelah dan akan mengirim sinyal pada tubuh. Biasanya, sinyal tersebut berupa rasa kantuk. Ingat, tak ada salahnya untuk beristirahat sejenak, loh. Sempatkan beranjak dari meja kerja untuk tidur.

Tidur berguna untuk mengisi ulang tenaga dan menyegarkan kembali pikiran. Dilansir  American Heart Association, orang dewasa yang kurang jam tidur berisiko alami depresi, anxiety, dan diabetes. Bahkan, idealnya orang dewasa tidur antara 7-9 jam untuk mendapatkan kualitas tidur terbaik.

Dengan beristirahat, Anda juga membantu otak segar kembali. Setelah cukup beristirahat, Anda akan kembali fokus bekerja, sehingga produktivitas meningkat. Tugas-tugas pun terselesaikan dengan lebih maksimal. Jangan ragu buat istirahat, ya!

Bekerja sebagai freelancer memang tak semudah itu. Selain memperhatikan pekerjaan, kesehatan juga perlu dijaga. Jangan hanya karena mementingkan cuan, Anda sampai melupakan kesehatan, ya. Mari mulai menjadi seorang freelancer cerdas!

Semoga penjelasan tips jaga kesehatan bagi freelancer ini bermanfaat. Selamat beraktivitas! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait