Lima Tips Membuat Adonan Kulit Martabak yang Tidah Mudah Robek

Proses Membuat Adonan Kulit Martabak
Ilustrasi. (Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Anda pasti pernah melihat pedagang martabak telur membuat adonan, kan? Yap, proses membuat adonannya terlihat mudah dan menarik. Pedagang biasanya akan membanting-banting adonan agar lebih elastis.

Bacaan Lainnya

Namun kenyataannya, membuat adonan martabak telur tidak semudah itu. Kegagalan dalam membuat adonan kulit martabak terjadi karena beberapa hal. Salah satunya karena pemilihan tepung yang kurang pas.

Kalau pernah mengalami kegagalan dalam proses membuat adonan kulit martabak, Anda perlu menerapkan beberapa berikut ini. Tidak sesulit yang Anda bayangkan.

  1. Gunakan tepung terigu protein tinggi

Seperti yang Anda tahu, tepung terigu memiliki beberapa grade yang ternyata tak bisa digunakan sembarang. Untuk membuat adonan kulit mertabak ini misalnya. Anda membutuhkan tepung terigu berprotein tinggi.

Tepung berprotein tinggi membuat adonan kulit martabak jauh lebih mudah untuk diuleni. Selain itu, adonan akan lebih cepat kalis dan elastis. Kedua hal tersebut sangat dibutuhkan dalam sebuah adonan kulit martabak.

  1. Tambahkan tepung beras ke dalam adonan

Kunci renyah pada kulit martabak setelah digoreng ada pada proses membuat adonannya juga. Saat menguleni adonan, Anda bisa menambahkan tepung beras.

Tepung beras yang dimasukkan ke dalam adonan akan membuat tekstur kulit martabak lebih renyah. Jangan terlalu banyak, cukup tambahkan 1-2 sendok makan tepung beras ke dalam setiap 100 gram tepung terigu.

  1. Campurkan putih telur ke dalam adonan tepung

Saat mencampurkan adonan tepung, Anda juga perlu memasukkan putih telur. Pasalnya, putih telur jadi komponen utama yang dapat membuat adonan kulit martabak lebih mengembang.

Fungsi putih telur hampir mirip seperti gluten dalam tepung, karena mengandung protein. Selain mengembang, adonan juga akan terlihat lebih bersih nantinya.

Tak perlu bingung, Anda bisa menggunakan putih telur dari telur ayam atau bebek. Namun, tetap saja telur bebek lebih banyak mengandung protein.

  1. Rendam adonan di dalam minyak

Setelah adonan kulit martabak kalis dan elastis, Anda bisa membaginya menjadi beberapa bagian. Nantinya, bagian-bagian yang sudah terbagi itu akan direndam dengan minyak.

Caranya mudah, cukup siapkan di dalam wadah khusus. Kemudian, olesi setiap adonan kulit martabak dengan minyak atau pastikan terendam seluruhnya. Minyak inilah yang membuat adonan kulit martabak lebih kuat, sehingga tidak mudah robek.

  1. Jangan memipihkan terlalu tipis

Memipihkan adonan kulit martabak jadi tantangan tersendiri. Jika terlalu tipis, adonan dikhawatirkan akan robek. Namun, martabak akan terasa keras jika adonan yang dipipihkan masih terlalu tebal.

Anda harus bisa memipihkan adonan kulit martabak di antara kondisi tersebut. Setelah direndam minyak, pipihkan adonan menggunakan bantuan rolling pin atau cukup dilebarkan dengan tangan.

Apabila ketika dilebarkan ada bagian adonan yang berlubang, itu tandanya Anda memipihkannya terlalu tipis. Ulangi kembali sampai tidak ada bagian adonan kulit yang berlubang atau robek, ya.

Membuat adonan kulit martabak memang tricky. Dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan dalam proses membuatnya.

Itulah penjelasan mengenai proses membuat adonan kulit martabak. Karena sudah ada tips membuatnya di atas, kini Anda pasti bisa bikin adonan kulit martabak yang antigagal dan tidak mudah robek! Selamat mencoba! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait