Pulihkan Sektor Pariwisata, Dispar Sumbar Proyeksikan Gaet Banyak Pihak

Untuk memulihkan kembali sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar menggandeng berbagai pihak terkait untuk bersama sama memajukan kembali kepariwisataan di Sumatera Barat. (Foto: ARMAN SULEMAN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Untuk memulihkan kembali sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar menggandeng berbagai pihak terkait untuk bersama sama memajukan kembali kepariwisataan di Sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Di 2024, Pemprov Sumbar menargetkan jumlah pengunjung yang akan berwisata di Sumatera Barat sebanyak 13,5 juta orang. Target tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 8,2 juta orang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda, dalam jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat, Jumat (21/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Luhur Budianda juga mengajak media yang ada di Sumbar untuk bersama-sama memajukan pariwisata di Sumatera Barat.

Untuk itu, pihaknya menggandeng semua pemangku kepentingan terkait pariwisata untuk mempersiapkan sejumlah langkah langkah. Termasuk mengantisipasi dampak bencana terhadap sektor pariwisata.

Diketahui, saat ini pariwisata Sumatera Barat menghadapi tantangan bencana alam. Seperti longsor, banjir dan erupsi gunung Merapi.

“Namun begitu kita tetap optimis sektor pariwisata bisa secepatnya pulih,” ungkap Luhur.

Ia berharap, dengan diundang nya semua pemangku kepentingan terkait pariwisata untuk dapat membahas dan mencari solusi persoalan kepariwisataan.

Sementara, Ketua DPD ASTINDO Sumbar Nasirman Chan mengungkapkan, bencana tidak terlalu berdampak kepada tingkat kunjungan wisatawan ke Sumbar.

Ia menyebutkan, hanya beberapa daerah yang terdampak bencana. Seperti Lembah Anai, objek wisata lainnya di Sumbar aman-aman saja.

“Berdasarkan data DPD ASTINDO Sumbar, kunjungan wisatawan di Sumbar tetap berjalan lancar. Justru yang berpengaruh itu kunjungan wisatawan lokal dan dari daerah tetangga, seperti Pekanbaru dan Sumut,” pungkasnya. (021)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait