Selama ini warga harus melewati jalur yang cukup sulit dan memutar saat menuju wilayah seberang. Kondisi itu kerap menyulitkan masyarakat, terutama ketika musim hujan.
Kepala Dusun setempat, Yasto, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan warga.
“Warga sangat senang dan bersyukur karena impian memiliki jembatan akhirnya bisa terwujud. Nantinya masyarakat akan lebih mudah beraktivitas, baik untuk bekerja, membawa hasil pertanian, maupun menjalankan aktivitas lainnya,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan Jembatan Garuda juga membuka peluang kemajuan bagi desa karena akses yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Bagi warga Krangean, Jembatan Garuda kini bukan sekadar bangunan penghubung, tetapi juga simbol harapan baru hasil gotong royong antara masyarakat dan TNI dalam membangun desa. (000/tmmd)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






