Tradisi Balimau di Pasaman Ada Filosofi, Eka Hariani Sandra Berharap untuk Dilestarikan

Eka Hariani Sandra, anggota DPRD Pasaman, menghadiri tradisi balimau pauah Durian Tinggi. (Foto: PENOFIANDRI/SumbarFokus.com)

PASAMAN (SumbarFokus)

Masyarakat Nagari Pauh dan Durian Tinggi Kecamatan Lubuk Sikaping menyambut bulan suci Ramadan 1445 H/2024 M dengan tradisi balimau.

Bacaan Lainnya

Tradisi balimau yang dilaksanakan sehari menjelang bulan suci Ramadan ini merupakan suatu tradisi yang diwarisi secara turun-temurun dari kaum Datuk Majo Indo dan Datuk Majo Batuah, yang penuh filosofi.

Hal ini disampaikan oleh Eka Hariani Sandra, anggota DPRD Kabupaten Pasaman, pada SumbarFokus.com, Senin (11/3/2024) sore.

Eka juga menyampaikan, dengan pelaksanaan balimau ini, muncul hati yang bersih, dengan rasa keimanan serta ketakwaan yang kuat dalam menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan.

Selanjutnya, Eka menyebut, balimau adalah tradisi yang harus terus dijaga dan dilestarikan, m jangan sampai hilang ditelan bumi.

Maka dari itu, dia berpesan, agar tradisi tersebut harus betul-betul dapat dijaga dan dilestarikan keberadaannya. (016)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait