387 Hektare Lahan Pertanian Agam Dipulihkan melalui Program Optimasi Lahan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Heri Prasetyo Wibowo. (Foto: Ist./ SumbarFokus.com)

AGAM (SumbarFokus)

Sebanyak 387 hektare lahan pertanian di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi sasaran Program Optimasi Lahan (Oplah) untuk mempercepat pemulihan lahan yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Heri Prasetyo Wibowo mengatakan, program tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana sehingga kembali dapat dimanfaatkan oleh petani.

“Program ini didanai melalui APBN Kementerian Pertanian sebagai upaya percepatan pemulihan lahan yang terdampak bencana,“ ujarnya kepada Sumbarfokus.com, Senin (10/8/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Heri, total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp1,78 miliar dan bersumber dari APBN Kementerian Pertanian.

Pelaksanaan Oplah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup 294 hektare dan telah dikerjakan sejak 17 April hingga 17 Juli 2026. Sementara tahap kedua mencakup 93 hektare, dimulai 18 Mei dan ditargetkan selesai pada 18 Agustus 2026.

Lahan yang menjadi sasaran tersebar di sejumlah kecamatan, terutama wilayah yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Sasaran utama program ini adalah lahan-lahan yang rusak akibat bencana,” katanya lagi.

Heri menambahkan, pemulihan lahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,6 juta per hektare yang disalurkan langsung kepada kelompok tani.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait