Dia mendorong anggota KWT memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan di sekitar perkantoran untuk menanam komoditas seperti cabai, bawang, dan jagung. Selain memenuhi kebutuhan keluarga, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan.
Amsakar juga meminta camat dan lurah aktif mendukung gerakan urban farming serta menjadikan KWT sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lingkungan.
“KWT beserta jajaran camat dan lurah harus memandang gerakan ini sebagai sinergi strategis. Program ketahanan pangan tidak hanya milik daerah agraris, tetapi juga sangat vital di perkotaan lewat langkah nyata seperti urban farming maupun penyelenggaraan pasar sembako murah,” tegasnya.

Pemko Batam berharap pelatihan, sosialisasi, dan dukungan sarana pertanian dapat mendorong kemandirian KWT, memperluas pemanfaatan pekarangan produktif, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. (000/btm)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





