Bagian dari Upaya Mendorong Ketahanan Pangan dan Perekonomian, BI Sumbar Berdayakan Pondok Pesantren

Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar Christoveny, saat diwawancara wartawan, Kamis (17/8/2023). (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Memberdayakan pondok pesantren ternyata menjadi satu cara untuk menciptakan ketahanan pangan dan sekaligus menekan laju inflasi dan meningkatkan perekonomian. Hal ini menjadi perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang kemudian menerapkan upaya mendorong pemberdayaan pondok pesantren melalui berbagai program.

Bacaan Lainnya
KPU Provinsi Sumatera Barat

“Kita memang sedang mengembangkan pondok pesantren, yang dapat mendukung ketahanan pangan, pengendalian inflasi di Sumbar. Kita beri bantuan berupa sarana dan prasana pada pondok-pondok pesantren tersebut untuk usaha produktif, kegiatan produktif, ungkap Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar Christoveny, didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Dandy Indarto, Kamis (17/8/2023), di Padang, saat acara Penyerahan Program Sosial BI Sumbar yang agendanya penyerahan bantuan sosial untuk masjid, musala, dan pondok pesantren di Sumbar.

Menurut Veny, dengan memberdayakan pondok pesantren dengan cara memberikan bantuan sarana dan prasarana, ketahanan pangan akan tercipta di lingkungan pondok pesantren tersebut, yang kemudian diharapkan bisa berpengaruh pada peningkatan ketahanan pangan di daerah setempat dan juga membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Cabai dan bawang, misalnya, merupakan komoditas inflasi. Seandainya ponpes dengan ribuan santri bisa memenuhi kebutuhan sendiri, permintaan dan inflasi tentunya juga akan lebih terjaga dalam hal ini,” jelas Veny, panggilan akrabnya.

Untuk itu, BI Sumbar menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana yang bisa menyokong upaya-upaya produktif dari lingkungan pondok pesantren, seperti budidaya ikan, itik, ataupun komoditas pangan.

Di kesempatan momen peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia pada Kamis itu, BI Sumbar menyerahkan bantuan kepada tiga pondok pesantren, berupa sarana dan prasarana senilai total Rp400 jutaan, yang diharapkan akan mendorong kegiatan produksi komoditas ataupun ternak dan upaya produktivitas lainnya yang dilakukan oleh pondok pesantren.

“Kami menyerahkan bantuan sosial kepada masjid, musala, dan pondok pesantren, dalam rangka peringati Hari Kemerdekaaan RI ke-78. Ini juga merupakan program kerja untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah yang lebih luas di Sumbar,” sebut Veny. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait