Kepala Desa Trucuk Sagiyo menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, dampak judi online tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga dapat merembet kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Penyuluhan ini diharapkan dapat menambah pemahaman warga Desa Trucuk agar lebih waspada terhadap bahaya judi online. Kami berharap masyarakat dapat menjaga penghasilan keluarga, memperkuat komunikasi di rumah dan saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan,” ungkap Sagiyo.
Selain penyuluhan, Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten juga menjalankan sejumlah pembangunan fisik di Desa Trucuk. Pekerjaan tersebut meliputi betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit jamban.
Adapun sasaran nonfisik lainnya mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, pertanian, kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana, serta pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Satgas TMMD berharap pembangunan di Desa Trucuk tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesadaran warga dalam menjaga keluarga dan lingkungan sosial. (000/tmmd)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





