Fadli Zon Gagas Indarung Biennale, Dorong Pabrik Indarung I Jadi Pusat Kebudayaan Internasional

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menggagas penyelenggaraan Indarung Biennale sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang menjadi pusat seni dan kebudayaan berskala nasional maupun internasional. (Foto: Semen Padang/SumbarFokus.com)

Meski telah berstatus Cagar Budaya Nasional, pemanfaatan kawasan tersebut dinilai masih belum optimal.

“Saya sudah dua kali melihat langsung Pabrik Indarung I. Kawasan ini memang sudah dimanfaatkan, tetapi belum optimal. Karena itu, simposium ini penting untuk merumuskan pemanfaatannya, terutama bagi kepentingan kebudayaan,” ujarnya.

Dengan luas kawasan sekitar lima hektare, dia menilai Pabrik Indarung I sangat memungkinkan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan seni berskala besar.

“Saya sudah berbicara dengan Kepala Galeri Nasional. Kita berharap dapat menyelenggarakan Indarung Biennale dengan mengundang perupa dari berbagai negara,” katanya.

Bacaan Lainnya

Fadli Zon mencontohkan Venice Biennale di Italia yang memanfaatkan kawasan Arsenale, bekas galangan kapal dan gudang persenjataan, sebagai ruang pameran seni dunia. Menurutnya, konsep serupa dapat diterapkan di Pabrik Indarung I dengan menonjolkan karakter industri yang dimiliki kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan Pabrik Indarung I bukan sekadar bangunan tua, tetapi bagian penting dari sejarah industri nasional.

“Nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berupa struktur fisik, tetapi juga memori kolektif, warisan teknologi, sejarah sosial, serta identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.

Menurut Pri Gustari, pelestarian warisan industri membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas hingga masyarakat.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait