PADANG (SumbarFokus)
Senator DPD asal Sumatera Barat Irman Gusman menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumbar, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Padang itu difokuskan pada evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, identifikasi kendala pencairan anggaran, serta penyusunan langkah percepatan melalui sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Irman Gusman mengatakan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi harus menjadi perhatian bersama. Menurut dia, berbagai kendala yang menghambat penyaluran anggaran perlu dipetakan agar solusi yang diambil tepat sasaran.
“Yang terpenting sekarang adalah mengetahui secara utuh di mana letak persoalannya. Kalau hambatannya berada pada regulasi atau mekanisme di kementerian, maka itu harus segera kita atasi agar ada jalan keluarnya,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Irman Gusman yang memfasilitasi pembahasan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumbar.
Mahyeldi mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar terus berupaya mempercepat pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Sementara itu, Kepala Bappeda Sumbar Zefnihan menjelaskan, pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar Rp534,99 miliar untuk penanganan pascabencana di Sumbar. Namun, menurut dia, realisasi pencairannya masih terkendala sejumlah ketentuan dan mekanisme di kementerian terkait.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





