Jalur Kereta Mati Sumbar Bakal Dihidupkan Lagi, Pemerintah Dikabarkan Siapkan Rp300 Miliar

Ilustrasi. (Foto: TIM/SumbarFokus.com)

JAKARTA (SumbarFokus)

Harapan menghidupkan kembali jalur kereta api yang telah lama mati di Sumatera Barat kembali menguat. Pemerintah pusat dikabarkan menyiapkan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk program reaktivasi sejumlah lintasan kereta yang menghubungkan kawasan pesisir hingga sentra ekonomi dan tambang di daerah tersebut.

Informasi itu disampaikan anggota DPR RI Andre Rosiade melalui unggahan di akun Instagram resminya, Rabu (4/6/2026).

Dalam unggahan tersebut disebutkan, program reaktivasi akan mencakup jalur Pariaman–Padang Panjang–Singkarak–Solok–Muara Kalaban–Sawahlunto yang selama ini tidak lagi beroperasi.

Bacaan Lainnya

“Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi kereta api di Sumatera Barat melalui program reaktivasi jalur kereta api,” tulis Andre dalam unggahannya.

Rencana tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu proyek transportasi terbesar di Sumbar dalam beberapa tahun terakhir. Selain membuka kembali konektivitas antardaerah, pemerintah berharap keberadaan kereta api dapat menekan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu kendala daya saing ekonomi daerah.

Jalur yang akan direaktivasi juga melintasi sejumlah kawasan strategis, mulai dari daerah wisata, sentra pertanian, hingga kawasan pertambangan di Sawahlunto.

Apabila terealisasi, jalur tersebut akan kembali menghubungkan sejumlah wilayah yang pernah menjadi tulang punggung transportasi kereta api Sumbar pada masa lalu.

Rencana tersebut langsung memicu beragam tanggapan masyarakat di media sosial. Sebagian besar menyambut positif karena berharap dapat kembali menikmati perjalanan kereta api melintasi panorama alam Sumbar.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait