Jalur Kereta Mati Sumbar Bakal Dihidupkan Lagi, Pemerintah Dikabarkan Siapkan Rp300 Miliar

Ilustrasi. (Foto: TIM/SumbarFokus.com)

Beberapa warganet berharap proyek tersebut segera direalisasikan agar masyarakat dapat menikmati moda transportasi yang dinilai lebih aman, nyaman, dan murah dibandingkan transportasi darat lainnya.

Namun, sebagian masyarakat juga mempertanyakan prioritas proyek tersebut. Ada yang menilai perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah daerah.

Selain itu, muncul pula pertanyaan mengenai orientasi utama reaktivasi jalur kereta tersebut, apakah sepenuhnya untuk kebutuhan transportasi masyarakat atau juga untuk mendukung distribusi komoditas dari kawasan pertambangan.

Perdebatan lain muncul terkait pilihan lintasan yang akan diaktifkan kembali. Sejumlah warga menilai jalur Padang–Bukittinggi seharusnya menjadi prioritas karena tingginya mobilitas masyarakat dan kemacetan yang kerap terjadi pada ruas jalan tersebut.

Bacaan Lainnya

Program reaktivasi jalur kereta api Sumbar sebenarnya bukan isu baru. Wacana serupa telah beberapa kali muncul pada pemerintahan sebelumnya, namun belum terealisasi secara menyeluruh karena berbagai kendala teknis maupun pendanaan.

Karena itu, alokasi anggaran Rp300 miliar yang disebutkan dalam unggahan tersebut kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menunggu kepastian pelaksanaan proyek yang selama ini hanya menjadi wacana.

Jika terealisasi, reaktivasi jalur kereta tersebut tidak hanya akan menghidupkan kembali moda transportasi yang pernah berjaya di Sumbar, tetapi juga berpotensi membuka akses ekonomi baru, menurunkan biaya logistik, memperkuat konektivitas antardaerah, dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta perdagangan di berbagai wilayah yang dilintasinya. (000)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait