“Guru yang ikhlas adalah guru yang mampu membimbing. Karena itu, hormati guru dan dengarkan baik-baik apa yang disampaikan. Dari guru kita mendapatkan ilmu dan arah untuk melangkah,” ungkapnya.
Selain menghargai guru, Muhidi menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca. Menurutnya, literasi dapat memperluas wawasan sekaligus membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis.
“Datang ke sekolah itu untuk menambah ilmu. Salah satu jalannya adalah membaca. Literasi sangat penting karena membantu kita berpikir kritis dan logis,” tuturnya.
Muhidi turut mengingatkan pentingnya doa dalam setiap langkah kehidupan. Dia mengajak siswa untuk senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing sebagai bagian dari ikhtiar meraih cita-cita.
Melalui kegiatan Latihan Menulis dan Literasi angkatan ke-5 tersebut, dia berharap pelajar semakin mencintai dunia pendidikan, menghargai guru, dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan sehari-hari. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





