Dia menekankan agar Pemko menyiapkan haltenya yang bagus, yang memang kondusif bagi masyarakat untuk bisa menunggu kendaraan di situ.
“Kini, orang di halte, orang tidak bisa menunggu. Hujan hari, orang tidak bisa berteduh,” ungkapnya.
Dengan kondisi yang ada saat ini, Faisal Nasir beranggapan, tidak ada kajian yang matang, terutama jumlah masyarakat Kota Padang yang menggunakan Trans Padang.
“Itulah yang menjadi kita beranggapan tidak ada kajian. Seharusnya kan ada kajian. Berapa sih masyarakat yang naik ke Trans Padang itu dalam sehari?” imbuhnya.
Meski demikian, Faisal Nasir setuju dengan prinsip pelayanan kepada masyarakat. Namun ironisnya, subsidi dengan pelayanan yang ada tidak sebanding.
“Sementara subsidi luar biasa, sudah dikelola Perumda juga tidak ada peningkatan daripada pelayanan itu. Ini amat kita sayangkan, padahal menjadi progul Wali Kota,” tegasnya. (021)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





