Memahami Argumentasi dengan Baik

Seiring perkembangan zaman, kemampuan memahami dan membentuk argumentasi jadi sangat diperlukan. (Foto: Pin./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Seiring perkembangan zaman, kemampuan memahami dan membentuk argumentasi jadi sangat diperlukan. Argumentasi bukan hanya sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah proses pemahaman logis terhadap suatu konsep atau ide.

Bacaan Lainnya

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), argumentasi adalah  alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Sebuah argumentasi dapat diuraikan menjadi tiga komponen kunci, yaitu premis, inferensi, dan kesimpulan. Keberhasilan suatu argumentasi dapat diukur, dari sejauh mana klaim terhadap gagasannya didukung. Jika klaim tersebut memiliki dukungan yang kuat, maka argumentasi dianggap berhasil. Namun, jika tidak memiliki dukungan yang memadai, maka argumentasi dianggap gagal.

Argumentasi melibatkan serangkaian pernyataan, beberapa di antaranya disebut premis, yang bertujuan mendukung dan mencapai kesimpulan. Memberikan argumen melibatkan penyajian premis sebagai dasar untuk mendukung suatu kesimpulan, di mana premis-premis tersebut dianggap sebagai dasar-dasar yang mendukung pandangan atau ide yang diungkapkan dalam kesimpulan argumen.

Contoh argumentasi dalam berbagai konteks antara lain:

  1. Argumentasi kependidikan
  2. Argumentasi ilmiah
  3. Argumentasi politik
  4. Argumentasi dalam perdebatan
  5. Argumentasi bisnis
  6. Argumentasi dalam kehidupan sehari-hari, dsb. (015/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait