Dia mendorong anggota KWT menjaga kekompakan dalam mengelola kegiatan. Pengelolaan secara bersama dinilai dapat memudahkan kelompok mengembangkan bantuan, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi.
Dalam Bimtek tersebut, peserta juga diberi ruang berdialog mengenai persoalan yang mereka hadapi. Salah satunya Mursida, peserta dari Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, yang menanyakan pengelolaan ternak ayam.
Muhidi mengatakan, dialog tersebut menunjukkan pentingnya pengetahuan praktis, pendampingan, keterampilan, kedisiplinan, dan kekompakan agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
DPRD Sumbar, katanya, terus mendukung program pemberdayaan perempuan, dan ketahanan pangan berbasis masyarakat. Melalui Kebun B2SA, pekarangan diharapkan dapat menjadi sumber pangan produktif, sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga dan kemandirian keluarga. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





