Karena itu, menurut Muhidi, momentum penyampaian laporan kinerja lembaga negara juga penting ditempatkan sebagai ruang evaluasi bersama. Masyarakat dapat melihat capaian penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menilai sejauh mana kebijakan negara memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Perkuat Semangat Mengisi Kemerdekaan Muhidi juga menilai pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI membawa pesan penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan melanjutkan pembangunan.
Menurutnya, pesan-pesan kemerdekaan yang disampaikan Presiden dapat menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat, termasuk di daerah, untuk terus berkontribusi sesuai bidang masing-masing.
“Sedangkan dari pidato kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026, banyak pesan-pesan kemerdekaan yang bisa diambil sebagai bekal dan penyemangat bagi kita untuk terus berkarya dan membangun negeri dalam mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, termasuk melalui pembangunan daerah. Sumatera Barat, kata Muhidi, memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat pembangunan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Muhidi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dalam melanjutkan pembangunan.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat dan berbagai elemen lainnya menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





