Pemkab Pasbar Gandeng Tanoto Foundation, Tiga Nagari Jadi Percontohan Penanganan Stunting

Bupati Pasaman Barat Yulianto, saat melakukan kunjungan ke Posyandu di Nagari Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Rabu (4/11/2026). (Foto: WISNU A. UTAMA/SumbarFokus.com)

Project Officer Yayasan Cipta, Eka Novita, mengatakan bahwa pihaknya berfokus pada pembekalan dan peningkatan kapasitas administrator yang telah ditunjuk oleh nagari percontohan.

Menurutnya, para administrator dipersiapkan agar mampu mengoperasikan aplikasi pengelolaan data, mulai dari proses pendataan dan perencanaan hingga mendukung penyusunan penganggaran program penanganan stunting.

“Artinya, kami tidak memberikan uang, tetapi memberikan bekal ilmu dan kompetensi untuk menjalankan aplikasi program penurunan atau pencegahan stunting. Dengan demikian, data berbasis digital tersebut bisa digunakan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat setiap tahun untuk penanganan dan pencegahan stunting,” kata Eka Novita.

Upaya percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, pemerintah nagari, kader, hingga masyarakat yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Bacaan Lainnya

Kolaborasi pemerintah daerah bersama mitra pembangunan, didukung pemanfaatan teknologi digital dan partisipasi masyarakat, diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan serta efektivitas program penanganan stunting di Pasaman Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pasaman Barat Yulianto didampingi Ketua TP-PKK Pasaman Barat Sifrowati, Kepala Balitbangda Joni Hendri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sutrisno, Wali Nagari Kapa Nofrizon, Wali Nagari Sasak, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait