Pemkab Pasbar Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Karhutla

Kantor BPBD Pasaman Barat. (Foto: WISNU A. UTAMA/SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Pasalnya, sekitar 136 ribu hektare lahan di daerah tersebut cukup rawan terjadinya kebakaran, sedangkan sekitar 240 ribu hektare masuk dalam kategori potensi sedang.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Setia Bakti mengatakan bahwa pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Potensi kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi, mengingat wilayah Kabupaten Pasaman Barat memiliki kawasan perkebunan dan hutan yang cukup luas,” ujarnya kepada awak media, Senin (31/8/2026).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemetaan terdapat dua kategori potensi karhutla di Pasaman Barat. Potensi tinggi mencapai sekitar 136.000 hektare, sedangkan potensi sedang diperkirakan mencapai 240.000 hektare.

Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terutama dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit (PKS) untuk mengantisipasi jika berkemungkinan terjadinya kebakaran lahan.

“Sesuai arahan Bupati Pasaman Barat, kami telah melakukan koordinasi dan komunikasi dalam rangka mitigasi karhutla di seluruh kawasan Pasaman Barat,” jelasnya.

Dia menyebut, kawasan hutan di Pasaman Barat tersebar di sejumlah wilayah. Kawasan hutan yang relatif basah antara lain berada di wilayah Kecamatan Talamau, Gunung Tuleh, dan Koto Balingka.

Selain itu, sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan menyiapkan sistem pengendalian.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait