Pemko Padang Bahas Lahan Sekolah Rakyat hingga IPA PDAM dengan BPN

Pembahasan dilakukan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang Hanif di Kantor Pertanahan Kota Padang, Senin (7/9/2026). (Foto: Pemko Padang/SumbarFokus.com)

ā€œPenerbitan sertifikat lahan tersebut diupayakan selesai minggu ini. Untuk Sekolah Rakyat, lahan yang akan diganti rugi seluas 4,8 hektare, ditambah hibah 2,2 hektare,ā€ jelas Hanif.

Persoalan lain yang dibahas yakni rencana wakaf lahan seluas 1,5 hektare untuk Muhammadiyah dari total 2,8 hektare yang tercatat atas nama enam pemegang hak. Tiga pemegang hak telah meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih hidup dan berencana mewakafkan sebagian lahannya.

Hanif mengatakan, penyelesaian administrasinya dapat dilakukan dengan menurunkan waris bagi pemegang hak yang telah meninggal, kemudian memisahkan sertifikat untuk lahan yang diwakafkan dan sisa tanah.

ā€œOpsi ini menjadi alternatif setelah lahan yang sebelumnya dinegosiasikan belum dapat ditindaklanjuti karena belum tercapai kesesuaian dengan nilai appraisal. Kita berharap opsi ini dapat menjadi solusi,ā€ ujarnya. (000/pdg)

Bacaan Lainnya

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait