āPenerbitan sertifikat lahan tersebut diupayakan selesai minggu ini. Untuk Sekolah Rakyat, lahan yang akan diganti rugi seluas 4,8 hektare, ditambah hibah 2,2 hektare,ā jelas Hanif.
Persoalan lain yang dibahas yakni rencana wakaf lahan seluas 1,5 hektare untuk Muhammadiyah dari total 2,8 hektare yang tercatat atas nama enam pemegang hak. Tiga pemegang hak telah meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih hidup dan berencana mewakafkan sebagian lahannya.
Hanif mengatakan, penyelesaian administrasinya dapat dilakukan dengan menurunkan waris bagi pemegang hak yang telah meninggal, kemudian memisahkan sertifikat untuk lahan yang diwakafkan dan sisa tanah.
āOpsi ini menjadi alternatif setelah lahan yang sebelumnya dinegosiasikan belum dapat ditindaklanjuti karena belum tercapai kesesuaian dengan nilai appraisal. Kita berharap opsi ini dapat menjadi solusi,ā ujarnya. (000/pdg)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





