Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menjelaskan, layanan Payment Point Online Bank (PPOB) memungkinkan KDKMP menjadi kanal pembayaran tagihan dan pembelian token listrik bagi masyarakat. Pengembangan layanan tersebut terus dilakukan melalui koordinasi dengan koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB PLN dengan total lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.
“Kami menyambut baik penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan masyarakat. Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan. Ini merupakan langkah positif dalam menghadirkan layanan pembayaran listrik dan pembelian token yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi koperasi desa atau kelurahan,” kata Rozy.
Melalui kolaborasi ini, PLN berharap koperasi dapat memperluas layanan kepada masyarakat sekaligus mengembangkan sumber pendapatan baru yang mendukung aktivitas ekonomi desa dan kelurahan. (000/UID-Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





