Sejumlah asosiasi pengembang perumahan juga terlibat, di antaranya Real Estat Indonesia (REI), APERSI, HIMPERRA, APERNAS, dan DEPERINDO. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan membuka peluang kerja sama untuk menghadirkan hunian yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Bagi pengembang, integrasi layanan kelistrikan dan konektivitas digital dapat menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing produk perumahan. Sementara bagi masyarakat, konsep hunian berbasis teknologi diharapkan menunjang kenyamanan serta mempermudah aktivitas keluarga, mulai dari belajar hingga bekerja.
Melalui kolaborasi tersebut, PLN Group berharap integrasi solusi kelistrikan dan konektivitas digital dapat semakin diperhatikan dalam perencanaan perumahan, sehingga hunian modern mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. (000/UID-Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





