PADANG (SumbarFokus)
PT Semen Padang membangun sistem khusus pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja sebagai bagian dari implementasi kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan.
Keseriusan itu diwujudkan melalui pembentukan Komite Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS yang bertugas mengawal pelaksanaan edukasi, sosialisasi, hingga pendampingan bagi pekerja di lingkungan perusahaan.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan perusahaan juga menyediakan pusat layanan konseling melalui Unit Kesehatan Kerja (UKK) untuk mendukung efektivitas program.
Selain itu, PT Semen Padang menjalin kerja sama dengan Puskesmas Lubuk Kilangan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait layanan HIV/AIDS.
“Komitmen perusahaan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan melalui berbagai program nyata yang menyentuh pekerja secara langsung. Kami percaya bahwa edukasi dan keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam pencegahan HIV/AIDS,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PT Semen Padang secara rutin melaksanakan sosialisasi dan seminar kesehatan terkait HIV/AIDS kepada lebih dari 75 persen karyawan organik maupun tenaga outsourcing.
Perusahaan juga menyiapkan dukungan anggaran khusus untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, termasuk melakukan evaluasi berkala melalui survei dan kuesioner kepada karyawan.
Tidak hanya fokus di internal perusahaan, edukasi HIV/AIDS juga dilakukan melalui penyuluhan di sekolah-sekolah dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






