“Sebenarnya hal itu tidak aneh. Sumatera Barat dari dulu memang sudah hebat. Tahun 1910 di Indarung sudah berdiri pabrik semen, kemudian tahun 1926 Jam Gadang dibangun. Sangat logis apabila teknologi beton bertulang telah digunakan. Namun, tentu untuk memastikan keterkaitan penggunaan semen tersebut masih diperlukan kajian sejarah yang lebih mendalam,” katanya.
Menurut dia, pengembangan narasi sejarah berbasis fakta dan penelitian ilmiah penting dilakukan agar warisan budaya tidak hanya dikenang melalui legenda, tetapi juga dipahami sebagai bagian dari pencapaian teknologi dan peradaban pada masanya.
Bagi PT Semen Padang, perjalanan industri semen nasional telah beriringan dengan lahirnya berbagai bangunan bersejarah yang kini menjadi identitas penting Sumatera Barat. (000/sp)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





