PASAMAN BARAT (SumbarFokus)
Bupati Pasaman Barat Yulianto, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Pasaman Barat, Afdal, menghadiri kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman, di Provinsi Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Padang Pariaman tersebut menjadi momentum dalam upaya pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
Kunjungan kerja ini diinisiasi jajaran eselon I Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumatera Barat, dengan dukungan 11 kabupaten/kota terdampak bencana.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan agenda utama kunjungan tersebut adalah monitoring dan evaluasi (monev) terhadap progres program bantuan dari Kementerian Pertanian.
“Fokus diarahkan pada 11 daerah yang mengalami kerusakan lahan pertanian akibat bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Dia menambahkan, selain pemulihan lahan, kegiatan ini juga mendukung percepatan program swasembada pangan nasional.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen mempercepat pemulihan lahan guna menjaga produktivitas pertanian.
Sebagai daerah terdampak, Pasaman Barat telah memperoleh alokasi program rehabilitasi dan optimalisasi lahan (oplah) melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat.
Berdasarkan data DTPH Pasaman Barat, program yang berjalan meliputi rehabilitasi sawah rusak ringan melalui optimasi lahan seluas 172 hektare yang telah memasuki tahap kontrak.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





