“Bagi kami, BMN bukan sekadar program penyaluran bantuan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Karena itu, program yang dijalankan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mendorong kemandirian, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Win.
Dia mengatakan, keberlanjutan BMN membutuhkan kolaborasi perusahaan, Forum Nagari, KAN dan masyarakat.
“PT Semen Padang tentu berharap hubungan yang telah terbangun dengan masyarakat selama ini dapat terus dijaga. Kami ingin keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat melalui kontribusi sosial, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes menambahkan, BMN tidak hanya dilaksanakan di Nagari Lubuk Kilangan dan Nagari Limau Manih. Program tersebut juga mencakup Pauh dan Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
“Ada 12 forum yang kami bina dan forum tersebut tersebar di tiga kecamatan, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung,” ujar Hernes.
PT Semen Padang berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap program BMN melalui masing-masing Forum Nagari/Forum Pemberdayaan. Dukungan tersebut diarahkan agar program yang lahir semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Namun, Hernes mengingatkan agar BMN tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program pemberdayaan diharapkan mampu menghasilkan manfaat jangka panjang dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





