Satu Jalan di Krangean, Seribu Harapan Warga Mulai Terbuka

Deru mesin molen dan suara cangkul memecah suasana Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

Tak hanya berdampak pada ekonomi, kondisi jalan juga memengaruhi pelayanan masyarakat. Ambulans kerap kesulitan menjangkau permukiman warga dalam kondisi darurat.

Program Makan Bergizi Gratis bahkan sempat terkendala karena kendaraan pengantar tidak mampu menjangkau beberapa titik sasaran akibat jalan berlumpur.

Kondisi itulah yang kemudian mendorong hadirnya program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean.

Program yang dibuka sejak 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026 itu menjadi titik awal perubahan bagi masyarakat desa.

Bacaan Lainnya

Melalui gotong royong antara Satgas TMMD dan warga, jalan yang dulu penuh keterbatasan perlahan mulai berubah menjadi akses yang lebih layak.

Hingga hari ke-24 pelaksanaan TMMD, pelebaran jalan sepanjang 1.173 meter telah selesai 100 persen. Pembangunan talud dan drainase juga telah rampung.

Sementara pembangunan rabat beton mencapai 93 persen dan pengaspalan jalan sepanjang 324 meter kini mencapai progres 80 persen.

TMMD juga menghadirkan pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi akses penghubung strategis antara Desa Krangean dan Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria S.Hub.Int., M.H.I mengatakan, program TMMD hadir untuk membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

โ€œMelalui TMMD, kami ingin membantu mempercepat pembangunan di wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang terpenting bukan hanya pembangunan fisiknya selesai, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan warga,โ€ ujarnya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait