SCF 2026 Siapkan Agenda Bisnis UMKM, BI Sumbar Buka Peluang dari Digitalisasi hingga Pasar Ekspor

Ilustrasi. (Foto: TIM/SumbarFokus.com)

Tidak berhenti pada digitalisasi, BI Sumbar juga menyiapkan agenda yang menyasar perluasan pasar. Melalui Creative Economy Talks bertema “Dari Nagari ke Luar Negeri: Mendorong UMKM Nagari Go Export”, pelaku usaha akan mendapatkan ruang untuk melihat peluang membawa produk lokal ke pasar internasional.

Agenda tersebut dilanjutkan dengan workshop business matching bersama Lembaga Ekspor. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga akses terhadap jaringan dan calon mitra untuk memperluas pasar.

Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram mengatakan, pengembangan UMKM membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang pengembangan.

Menurut dia, digitalisasi dan penguatan kapasitas menjadi bagian penting agar UMKM mampu mengikuti perubahan pola konsumsi dan perkembangan pasar.

Bacaan Lainnya

“Pengembangan ekonomi kreatif perlu berjalan bersama dengan digitalisasi. Karena itu, kami ingin kegiatan seperti ini juga memberikan pengalaman dan manfaat bagi masyarakat dalam menggunakan transaksi digital,” ujarnya.

SCF 2026 juga membawa isu keberlanjutan melalui Creative Economy Talks bertema “Ekonomi Hijau: Ekonomi Sirkular melalui Optimalisasi Limbah Rumah Tangga”.

Dengan berbagai agenda tersebut, BI Sumbar ingin menjadikan SCF bukan sekadar ruang pamer produk. Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara pelaku UMKM, konsumen, industri kreatif, lembaga pendukung dan calon mitra usaha.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait