Sedang Transaksi Sabu-Sabu, Dua Pria di Pasbar Diringkus Polisi di Jorong Sidomulyo

Tim opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, saat meringkus kedua pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Jorong Sidomulyo Nagari Mudiak Labuah, Kecamatan Kinali, Senin (26/2/2024). (Foto: Polres Pasaman Barat/SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu diringkus tim opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat. Kedua pelaku tersebut masing-masing berinisal PR (55) dan AP (30).

Bacaan Lainnya

Tim opsnal yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Pasaman Barat AKP Eri Yanto meringkus kedua pelaku di Jorong Sidomulyo, Nagari Mudiak Labuah, Kecamatan Kinali, Senin (26/2/2024).

“Kedua pelaku ini diringkus dari pengembangan informasi masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi dan penggunaan narkotika di wilayah Jorong Sidomulyo,” kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Resnarkoba AKP Eri Yanto, Selasa (27/2/2024).

Diterangkan, petugas langsung melakukan penyelidikan disekitar wilayah Jorong Sidomulyo, untuk memantau aktivitas pelaku yang saat itu identitas dan ciri-ciri telah diketahui oleh petugas sebelum dilakukannya penangkapan.

“Menurut informasi yang diperoleh, kedua pelaku ini merupakan pengedar narkotika jenis sabu-sabu,” terangnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, petugas mengarah kepada sebuah rumah yang berada di Jorong Sidomulyo Nagari Mudiak Labuah dan di rumah tersebut terdapat dua orang lelaki yang sedang duduk di teras rumah.

“Petugas bergerak cepat dan langsung menghampiri kedua lelaki tersebut, dan meringkus keduanya yang saat itu sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu,” ungkapnya.

Dikatakan, kedua lelaki tersebut diketahui berinisial PR dan AP, saat penangkapan ditemukan di atas meja satu buah kaca pirek yang berisi sabu dan satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu.

“Petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap kedua pelaku yang disaksikan oleh Kepala Jorong dan perwakilan masyarakat setempat,” ucapnya.

Hasil penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan di saku bagian depan sebelah kiri celana yang dipakai oleh pelaku PR, yakni satu buah botol plastik warna bening dan di dalamnya terdapat dua bungkus plastik warna bening, yang berisi 56 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu.

“Tidak sampai di situ, petugas juga menyasar ke rumah pelaku PR untuk mencari barang bukti lainnya, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan barang bukti lainnya,” sebutnya.

Dari kedua pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 56 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu, tiga buah plastik klip bening, tiga buah mancis, satu buah jarum, satu unit handphone merk Nokia, satu botol plastik merk Koepoe.

Selain itu, petugas juga menyita satu helai celana pendek warna cream merk Kendy, satu buah kaca pirek, satu unit handphone merk Samsung, satu buah plastik pembungkus shabu dan uang tunai senilai Rp850.000.

“Pengakuan dari kedua pelaku ini, PR merupakan sebagai penjual (pengedar) dan AP sebagai pembeli,” jelasnya.

Ditambahkan, terkait pemasok barang haram yang terbilang cukup banyak ini, saat ini tim opsnal dari Satuan Resnarkoba Polres Pasaman Barat masih melakukan pengejaran pelaku lainnya, yang dan yang identitasnya sudah dikantongi petugas.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

“Saat ini, kedua pelaku sudah berada di Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait