SEKAYU (SumbarFokus)
Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Syafaruddin memimpin monitoring pelayanan publik dan pelaksanaan work from home (WFH), di Kecamatan Sekayu, Jumat (10/4/2026).
Monitoring dilakukan di sejumlah instansi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Kegiatan ini turut didampingi Plt Inspektur Kabupaten Muba Dian Marvita serta perwakilan Satpol PP, Prokopim, dan Dinkominfo.
Kunjungan diawali di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba.
Syafaruddin menegaskan BPBD tidak menerapkan WFH karena berkaitan langsung dengan penanganan bencana.
“BPBD ini tidak menerapkan WFH karena ini adalah pelayanan langsung masyarakat terhadap bencana-bencana. Kita sama-sama paham kalau bencana ini memerlukan tanggap darurat setiap waktu,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa WFH bukan berarti libur, melainkan pengaturan pola kerja.
“Kita memang saat ini menerapkan WFH, tapi ini bukan menambah hari libur. Ini adalah tata kelola jam-jam kerja dan posisi bagi PNS atau ASN,” katanya.
Dia menyebut pejabat struktural tetap harus berada di kantor.
“Yang sesungguhnya WFH itu adalah bagian-bagian sekretariat. Tapi kalau Kepala Dinas, Sekretaris, dan para Kabid maupun Kasubag, tetap kita ada di kantor.”
Monitoring dilanjutkan ke Kantor Kesbangpol, Kantor Kelurahan Kayuara, dan Puskesmas Balai Agung.
Dalam kegiatan tersebut, Syafaruddin menekankan pentingnya disiplin dan kekompakan dalam menjalankan tugas.
“Yang pasti kita tetap solid, kita tetap kompak dalam rangka menertibkan tata kelola kerja. Tetap bantu dan loyal dengan komandan, siap?” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






