KABUPATEN SEMARANG (SumbarFokus)
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Paidi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Rabu (5/8/2026), progres pengerjaan dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga telah mencapai lebih dari 70 persen.
Capaian tersebut membuat bentuk rumah Paidi kini semakin terlihat utuh. Sejumlah bagian utama bangunan telah diselesaikan, sementara personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja menuntaskan bagian-bagian yang masih dalam pengerjaan.
Perubahan kondisi rumah mulai terlihat dibandingkan sebelum rehabilitasi dilakukan. Hunian yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni tersebut secara bertahap berubah menjadi rumah yang lebih kokoh, aman dan nyaman bagi Paidi beserta keluarganya.
Dalam proses pengerjaan, personel Satgas TMMD dan warga setempat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Pembagian pekerjaan dilakukan untuk mempercepat penyelesaian tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program TMMD di Desa Cukil. Warga ikut menyumbangkan tenaga dan bekerja bersama personel TNI sehingga pengerjaan RTLH dapat terus bergerak sesuai target.
Bagi Paidi, progres yang telah melampaui 70 persen membawa harapan rumah tersebut dapat segera rampung dan ditempati. Hunian yang lebih layak diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarganya.
Rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil. Selain memperbaiki hunian warga, program tersebut juga mengedepankan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





