“Literasi digital tidak cukup hanya dengan kemampuan mengakses internet, tetapi juga harus disertai kemampuan mengenali risiko dan mengambil keputusan yang tepat. Masyarakat perlu bersikap kritis terhadap tawaran keuntungan instan, menghindari platform perjudian serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, usaha dan kebutuhan keluarga,” ujar Guntur.
Kepala Desa Trucuk Sagiyo berharap penyuluhan tersebut meningkatkan kewaspadaan warga dan mendorong masyarakat saling mengingatkan agar tidak terjerat judi online.
Selain edukasi, TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten juga mencakup sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit jamban. Sasaran nonfisik lainnya meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, pertanian, kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana, dan pelayanan administrasi kependudukan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Satgas TMMD berharap pembangunan Desa Trucuk tidak hanya meningkatkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi risiko sosial di era digital. (000/tmmd)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





