Wako Hendri Septa Gencarkan Mitigasi Bencana, Imbau Warga Tetap Siaga

Wali Kota Padang Hendri Septa gelar pertemuan sekaligus konferensi pers dalam rangka perkuat mitigasi bencana Kota Padang, Jumat (28/4/2023). (Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

 

Bacaan Lainnya

Sebagai daerah yang berbatasan dengan pantai barat Sumatera dan Samudera Hindia, tak dapat dipungkiri Kota Padang merupakan salah satu dari sejumlah kota yang berpotensi rawan terkena bencana gempa bahkan disertai tsunami.

Berbagai upaya mitigasi bencana pun terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kota Padang. Mulai dari menyiapkan tempat dan jalur evakuasi, penyedian shelter, termasuk melakukan simulasi terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas dekat dengan pantai.

“Alhamdulillah, masyarakat kita di Kota Padang saat ini sudah cerdas menyikapi bencana. Hal itu terlihat sewaktu terjadinya gempa beberapa hari lalu yang berpusat di laut Kepulauan Mentawai. Warga kita tahu bagaimana dan cara mengevakuasi diri. Jadi inilah yang kita inginkan, karena bencana gempa memang tidak bisa diketahui kapan terjadinya. Yang penting kita harus siaga dan tahu bagaimana cara menyelematkan diri,” ungkap Wali Kota Padang Hendri Septa saat konferensi pers di kediaman resminya, Jumat (28/4/2023) pagi.

Hendri menyebut, pihaknya akan terus melakukan upaya mitigasi bencana sekaligus menyiapkan masyarakat dan semua pihak menjadi cerdas bencana.

“Kita akan terus lakukan lagi upaya mitigasi bencana dengan tujuan meminimalisir dampak bencana atau timbulnya korban jiwa sewaktu terjadinya bencana. Meski Kota Padang telah menerima penghargaan dan pengakuan dunia oleh UNESCO-IOC terkait Tsunami Ready Community (red-Masyarakat Siaga Tsunami), namun kita tetap tidak boleh jumawa. Kesiapsiagaan harus kita lakukan,” lanjut pemimpin Kota Padang tersebut menegaskan.

Terakhir, Ia berharap Kota Padang senantiasa terhindar dari segala jenis bencana, terutama gempa bumi.

“Mari selalu kita berdoa semoga Kota Padang terhindar dari segala bentuk bencana. Bagi masyarakat saya minta tidak boleh panik, yang penting itu adalah harus mampu melakukan langkah penyelamatan diri sewaktu terjadi bencana,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu turut hadir Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Andree Algamar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kepala Dinas Kominfo Bobby Firman, Kabag Prokompim Amrizal Rengganis, dan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang Suaidi Ahad. (000/ril)

 

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait