“Kami sengaja memberikan praktik langsung supaya warga benar-benar paham cara menggunakan alat sederhana maupun APAR. Harapannya ketika ada kejadian, masyarakat bisa lebih sigap melakukan penanganan pertama sebelum petugas datang,” katanya.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program non fisik TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan pengetahuan dan keselamatan masyarakat desa.
Antusiasme warga terlihat hingga kegiatan selesai. Sejumlah peserta bahkan kembali mencoba penggunaan APAR untuk memastikan mereka memahami teknik pemadaman dengan benar. (000/tmmd)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






